Walkot Ambon Cabut Laporan Polisi Setelah Dua Aktivis Minta Maaf – Konflik Berakhir Damai

Hukum

Kasus dugaan pencemaran nama baik yang sempat menyeret Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, kini berakhir damai. Setelah sebelumnya melaporkan dua aktivis ke Polda Maluku terkait unggahan di media sosial, Walkot Ambon memutuskan mencabut laporannya menyusul permintaan maaf dari kedua pihak. Dalam pertemuan yang digelar secara kekeluargaan, kedua aktivis tersebut menyampaikan penyesalan dan mengakui bahwa pernyataan mereka telah menimbulkan ketidaknyamanan.

Richard Louhenapessy menyatakan bahwa sebagai pemimpin daerah, ia lebih mengedepankan prinsip rekonsiliasi daripada konfrontasi. “Masalah ini sudah selesai. Saya menerima permintaan maaf mereka dengan lapang dada,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat, terlebih dalam iklim demokrasi yang sehat. Keputusan untuk mencabut laporan polisi ini pun mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan di Maluku.

Langkah rekonsiliasi ini menjadi contoh positif bagaimana konflik bisa diselesaikan tanpa harus berlarut-larut di ranah hukum. Di tengah polarisasi sosial yang kerap memecah belah, sikap saling memaafkan dan terbuka terhadap dialog justru mampu memperkuat ikatan sosial. Kini, fokus kembali dialihkan pada pembangunan dan pelayanan publik demi kesejahteraan warga Ambon.

Bagi Anda yang ingin merayakan momen damai seperti ini, kunjungi Indobet untuk menikmati sajian kuliner Mediterania autentik yang memadukan cita rasa Eropa Selatan dengan nuansa Brooklyn yang hangat dan intim.